Selasa, 10 September 2013

Aceh 7 Terkaya dan 7 Termiskin Di Indonesia

Diposting oleh Unknown di 05.35
Provinsi Aceh adalah sebuah daerah yang terletak di Pulau Sumatera dan merupakan Provinsi paling barat di Indonesia, ibukota Provinsi Aceh adalah Banda Aceh. Provinsi Aceh yang terletak diantara Selat Malaka dan Samudera Hindia, sangat strategis baik dari sudut ekonomi, politik, maupun geografis. Sehingga menjadi jalur perniagaan internasional yang paling sibuk di kawasan Asia Tenggara.
 Aceh merupakan daerah terkaya ke-7 di Indonesia berdasarkan APBD per kapita 2010, dan yang menyedihkannya juga wilayah Aceh masih miskin dengan peringkat ke-7 pula. Berdasarkan desentralisasi dan otonomi khusus, Aceh akan menerima lebih dari Rp. 100 triliun anggaran sejak tahun 2010 s.d 2014. Namun, dengan anggaran yang sebanyak itu belum juga mampu mensejahterakan masyarakat, setidaknya terlihat dalam kurun waktu 5 tahun belakangan ini. Angka kemiskinan Aceh saat ini mencapai 19,7 persen. Hal ini disebabkan karena alokasi belanja publik di Aceh belum sesuai dengan kebutuhan dan target-target pembangunan menurut Islahuddin Pakar ekonomi dari Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH) Banda Aceh.
Seharusnya dengan anggaran sebesar itu, Pemerintah Aceh dapat mengangkat perekonomian dan menurunkan pengangguran sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakatnya dengan menciptakan lapangan pekerjaan, membuka balai-balai pelatihan pekerja, sehingga menciptakan SDM yang profesional. Tapi itu semua jauh dari harapan yang kita inginkan masih banyak rakyat Aceh yang putus sekolah karena Pemerintah tidak menjamin Pendidikan mereka, dan masih tingginya angka kemiskinan di Aceh.
Aceh merupakan salah satu Provinsi yang kaya akan hasil alamnya seperti, minyak, gas bumi, dan hasil tambang lainnya. Sektor pertanian juga memiliki potensi yang cukup besar di Provinsi ini khususnya untuk tanaman perkebunan diantaranya, kelapa sawit, karet coklat, pala, dan cengkeh. Disamping itu, sektor perikanan juga memegang peranan yang signifikan yaitu perikanan laut dan perikanan darat Aceh merupakan pilar PDB yang cukup lumayan tinggi, namun sayang itu semua tidak dapat kita manfaatkan seefektif dan seefisien mungkin. Mutu pendidikan kita yang kurang diperhatikan oleh Pemerintah, membuat kita tidak mampu untuk menguasai SDA yang kita miliki.
Yang menjadi pertanyaan besar di benak kita semua bagaimana bisa Provinsi yang mempunyai hasil alam yang melimpah ruah dan juga berotonomi khusus ini menjadi daerah termiskin ke-7 di Indonesia. Mungkin Aceh tidak akan bisa bangkit dan lebih maju bila hanya mengandalkan transfer dana pusat terutama dari dana perimbangan yang terdiri dari dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana bagi hasil migas, dana tambahan bagi hasil migas, dana rehab-rekon, bantuan luar negeri (multidonor fund), dan dana reintegrasi. Mungkin ini bisa menjadi salah satu penyebab Aceh selalu tertinggal dengan Provinsi lain, sehingga di kategorikan menjadi Provinsi termiskin ke-7 di Indonesia. Dan mungkin penyebab lainnya adalah:
·      masih minim dengan sumber daya ahli untuk mengolah kekayaan alam Aceh, dan juga belum banyak tersedia infrastruktur untuk mengolah sumber daya tersebut.
·      Pemerintah Aceh masih mengutamakan pembangunan dimana-mana tanpa memandang pentingnya peningkatan mutu pendidikan di Aceh.

·      Indikasi korupsi yang masih tinggi di Aceh, data yang di liris oleh salah satu lembaga anti korupsi yang menempatkan Aceh sebagai Provinsi terkorup ke-2 di Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Another Life In My Mind Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei